Jadi Pembina Upacara Hari Senin, Polsek Dukuhturi Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja

Kepolisian Sektor (Polsek) Dukuhturi kembali menunjukkan komitmannya dalam membina generasi muda di wilayah hukumnya. Mengambil peran sebagai Pembina Upacara Bendera pada Senin pagi, Kapolsek Dukuhturi IPTU Ahmad Joni, S.H. menyampaikan imbauan ketertiban dan pencegahan kenakalan remaja di hadapan ratusan siswa dan tenaga pengajar.

Dalam amanatnya, IPTU Ahmad Joni, S.H. menegaskan bahwa usia remaja merupakan masa transisi yang krusial. Pada fase ini, rasa ingin tahu yang tinggi dan pencarian jati diri sering kali membuat remaja rentan terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Oleh karena itu, edukasi kesadaran hukum perlu ditanamkan sejak dini dari bangku sekolah.

Soroti Tawuran hingga Bahaya Media Sosial

Ada beberapa poin utama yang menjadi fokus perhatian Polsek Dukuhturi dalam amanat upacara tersebut:

  • Pencegahan Tawuran: Petugas mengimbau para siswa agar tidak terlibat dalam kelompok pergaulan yang mengarah pada aksi kekerasan, konvoi liar, maupun penggunaan senjata tajam yang dapat merugikan diri sendiri dan masa depan.
  • Penyalahgunaan Narkoba dan Miras: Pelajar diingatkan akan dampak destruktif dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan minuman keras yang tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga dapat berhadapan dengan konsekuensi hukum.
  • Bijak Menggunakan Media Sosial: Di era digital, bentrok antar-pelajar sering kali dipicu oleh provokasi di media sosial. Polsek Dukuhturi meminta para siswa untuk lebih bijak menyaring informasi, tidak mudah terprovokasi, dan menyebarkan konten positif.
  • Kedisiplinan Berlalulintas: Para siswa yang mengendarai kendaraan menuju sekolah diminta untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, memakai helm, dan tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar demi keselamatan bersama.

Sinergi Antara Sekolah, Orang Tua, dan Kepolisian

Pihak Polsek Dukuhturi menekankan bahwa penanganan dan pencegahan kenakalan remaja tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian semata. Diperlukan kerja sama yang solid antara pihak sekolah, orang tua, serta masyarakat sekitar untuk bersama-sama mengawasi tumbuh kembang anak.

Di akhir amanatnya, Pembina Upacara memberikan motivasi kepada seluruh peserta upacara agar terus fokus mengejar cita-cita, memanfaatkan masa muda dengan kegiatan yang produktif, serta bangga menjadi generasi penurus bangsa yang berprestasi dan taat hukum.

Pihak sekolah pun menyambut positif kehadiran Polsek Dukuhturi sebagai pembina upacara. Edukasi langsung dari aparat penegak hukum diharapkan dapat memberikan dampak psikologis yang kuat bagi para siswa untuk menjaga kedisiplinan baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.

Tinggalkan Balasan